Bahasa jiwa bangsa (II)

Mati hidup kembali, Butterfingers

jalan raya terlampau sunyi
untukku terus bermimpi
mataku belum mengantuk lagi
bawa kemana saja ku pergi

tunjukkan ku bulan gerhana
tiada siapa nak ku jumpa
benda yang tiada ku sangka ada
tak mengapa oh tak mengapa

malam semalam gundah gulana
hari ini hari mulia
tak pernah daku rasa begini
seperti mati hidup kembali

bawa ku hilang dari ingatan
hari ini sehingga esok
tak pernah daku rasa begini
seperti mati hidup kembali

angkasa penuh dengan bunyian
ku capai sebelah tangan
sebalik awan ada cahaya
bercahayalah selamanya

daku tertawa seorang diri
darah yang mengalir terhenti
fikiran ku melayang-layang
tiada siapa yang perasan

malam semalam gundah gulana
hari ini hari mulia
tak pernah daku rasa begini
seperti mati hidup kembali

bawa ku hilang dari ingatan
hari ini sehingga esok
tak pernah daku rasa begini
seperti mati hidup kembali

tak pernah daku rasa begini
seperti mati hidup kembali

kembali…

Hafzan lazim

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: